Diberdayakan oleh Blogger.
Latest Post
Tampilkan postingan dengan label Honda. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Honda. Tampilkan semua postingan

24 Januari, Repsol Honda Rilis Tim

Written By arnoldy septiano on Kamis, 10 Januari 2013 | 09.35

Dani Pedrosa saat tampil dalam ujicoba di Valencia, November 2012

REPSOL Honda akan meluncurkan motor RC213V yang akan digunakan pada ajang MotoGP 2013 di Madrid, Spanyol, 24 Januari 2013. Duet pembalap Dani Pedrosa dan Marc Marquez akan menunjukkan livery RC213V untuk musim ini.

Sebagaimana dilansir situs resmi MotoGP, Rabu 9 Januari 2013, peluncuran itu akan dilaksanakan di Campus Repsol, Madrid. Tempat itu merupakan markas Repsol, yang merupakan perusahaan minyak dan gas asal Spanyol.

Selain memperkenalkan motor RC213V, Pedrosa dan Marquez juga akan menunjukkan livery motor Repsol Honda untuk musim 2013.

Dalam dua dekade terakhir, Repsol Honda menjadi ikon ajang MotoGP. Banyak pembalap hebat yang pernah memperkuat tim tersebut, seperti Valentino Rossi dan Michael Doohan.

Untuk kali pertama, musim ini Repsol Honda akan diperkuat dua pembalap asal Spanyol. Marquez dipercaya berduet dengan Pedrosa pada MotoGP 2013 menyusul pensiunnya pembalap asal Australia, Casey Stoner.

Marquez merupakan juara dunia kelas Moto2 2012. Musim lalu pembalap 19 tahun itu sukses meraih sembilan kemenangan dan lima podium. Sedangkan Pedrosa merupakan runner-up MotoGP 2012, 2010 dan 2007. (twu)

Keputusan Pensiun Casey Stoner, MotoGP Sudah Kehilangan Identitas

Written By Khoierzblogs on Senin, 12 November 2012 | 08.58

Pebalap Repsol Honda ini sudah kehilangan gairah membalap di arena MotoGP karena adanya dualisme kompetisi.

KEPUTUSAN Casey Stoner untuk meninggalkan dunia yang telah membesarkan namanya tersebut bukan karena dirinya kini telah mempunyai anak. Stoner secara blak-blakan mengaku sudah kehilangan respek terhadap MotoGP yang tak lagi murni untuk mengadu kecepatan motor-motor terbaik.

Stoner menilai MotoGP semakin buruk musim ini menyusul adanya tim Claiming Rule Team (CRT) yang gagal bersaing dengan tim-tim pabrikan. CRT merupakan tim independen dengan biaya yang lebih rendah.

Dualisme kompetisi terselubung oleh pihak penyelenggara MotoGP juga dinilai menjadi faktor mengapa Stoner kehilangan gairah balapnya. Kehadiran tim CRT di parc ferme yang sebelumnya menjadi tempat bagi tiga pembalap terbaik suatu lomba dinilai Stoner mencemarkan identitas kejuaraan.

MotoGP yang semula merupakan tempat bagi motor-motor prototype beradu kecepatan kini semakin tipis perbedaannya dengan olahraga sejenis seperti Superbike yang menggunakan motor massal.

"Jika saya harus mengatakan dalam beberapa kata, saya akan bahwa saya sudah kehilangan rasa hormat saya untuk kejuaraan ini dan saya benar-benar tidak setuju dengan langkah dan keputusan yang telah diambil," beber pebalap Australia ini seperti dilansir panorama.it.

Cukup beralasan jika Stoner khawatir dengan adanya keputusan diizinkannya tim CRT berkompetisi di MotoGP. Menurutnya, pamor MotoGP bisa semakin merosot dan lambat laun akan ditinggal penggemarnya.

"Masalahnya bukan pada gairah saya, tapi gairah yang hilang ketika turun di sirkuit, yang dulu saya ditemukan sejak saya kanak-kanak dan membuat saya berkomitmen untuk olahraga ini bertahun-tahun,” jelas Stoner.

Manajer LCR Honda Lucio Cecchinello mengaku tidak terkejut dengan keputusan pensiun Casey Stoner di masa keemasannya. Cecchinello merupakan orang yang membantu Stoner di awal-awal kariernya.

“Dia sudah memenangi dua titel juara dunia, jadi sebenarnya dia bertahan lebih lama dari yang sempat dia ucapkan saat bersama kami. Jika Casey sampai memutuskan pensiun berarti dia telah kehilangan motivasinya dan tak ada gunanya melanjutkan balapan dengan kecepatan 350 km/jam tanpa motivasi," urai Cecchinello.

Cecchinello sudah mengenal Stoner lebih dari 10 tahun. Sekalipun saat ini mereka berada dalam tim yang berbeda, Cecchinello tetap berteman baik dengan pebalap berusia 26 tersebut. (twu)




MARCO Simoncelli, Meninggal

Written By Harian Semarang on Senin, 24 Oktober 2011 | 23.52

MARCO Simoncelli harus menutup seri balap MotoGP musim ini dengan kematian. Nyawanya melayang saat menjalani dua putaran di balapan Sirkuit Sepang Malaysia, kemarin. Kecelakaan mengerikan itu terjadi pada lap kedua di tikungan 11. Penunggang Honda Gresini berambut kriwil itu tak mampu mengendalikan motornya ketika menikung, sehingga tergelincir. Dunia balap pun kembali berduka.

Era Baru MotoGP

Written By r.ny siikecilQue on Kamis, 18 Agustus 2011 | 10.52

Performa motor 1.000 cc yang bakal digunakan mulai musim 2012 dinilai sangat menjanjikan. Hampir semua pebalap MotoGP menyatakan puas dan tak sabar untuk menungganginya pada balapan resmi.

SEHARI setelah seri ke-11 di Sirkuit Brno, Minggu (14/8) lalu, hampir semua kontestan MotoGP melakukan ujicoba di tempat yang sama. Honda dan Yamaha turun dengan prototipe motor berkapasitas 1.000 cc.

Hasilnya, Casey Stoner, maupun Jorge Lorenzo mengaku terkejut dengan kecepatan motor yang bakal menggantikan mesin berkapasitas 800 cc itu. Bahkan, Valentino Rossi yang pada ujicoba di Brno masih menggunakan Ducati GP 11.1 bermesin 800 cc juga terpesona dengan tenaga yang dihasilkan tunggangan dua kompetitornya tersebut.

Secara khusus The Doctor menyoroti performa Yamaha 1.000 cc. Menurutnya, motor Yamaha 1.000cc itu sanggup menyaingi kecepatan motor Honda 1.000 cc. Jorge Lorenzo dan Ben Spies hanya terpaut kurang dari 1 detik dengan Casey Stoner yang mencatatkan waktu 1 menit 56,168 detik.

"Yamaha membuat saya terkejut karena Lorenzo dan Spies sangat cepat sejak pertama keluar. Saat motor mereka sudah siap, mereka tidak terpaut jauh dari Honda. Sepertinya mereka lebih bisa lebih dekat dibanding dengan motor 800cc di lintasan ini (Brno)," ujar Rossi.

Bagi Lorenzo yang menjadi pebalap kedua tercepat di sesi ini, pengalamannya di atas motor 1.000 cc benar-benar membuatnya merasa takjub.

"Saya menyadari motor 1.000cc luar biasa ketika saya melihat kekuatannya di jalur lurus. Saya bisa katakan MotoGP musim depan akan luar biasa, lebih banyak kekuatan,  dan saya tak sabar menunggunya," papar Lorenzo.

Senada juga dilontarkan pebalap Honda Casey Stoner yang tampil sebagai yang tercepat dengan catatan waktu 1 menit 56,168 detik. "Mesin motor, bagi saya fantastis. Menunggangi motor 1000cc, dengan lebih banyak power, sangat menyenangkan," ujar Stoner memuji motor yang diberi nama RC213V itu seperti dilansir Autosport.

Tetap Aman
Mulai musim depan, akan ada perubahan regulasi di kompetisi MotoGP. Motor 800cc tak akan lagi dipakai dan sebagai gantinya, dipakailah motor berkapasitas lebih besar, yakni 1.000cc.

Motor 1.000 cc ini kabarnya bisa digeber hingga kecepatan 350km/jam di sirkuit-sirkuit yang punya trek lurus panjang. 

Rossi mengakui bahwa motor Ducati 1.000cc yang sudah dijajalnya di Sirkuit Mugello, Desmosedici GP12, memang sangat cepat. Namun, dia tak melihat hal itu akan membahayakan keselamatan pembalap.

"Ini sangat cepat, tapi tak masalah. Mungkin kami mendekati batas pada kecepatan 350 km/jam, tapi tidak banyak yang berubah. Yang berubah adalah akselerasi dari tikungan," sambungnya.

Pernyataan serupa diungkapkan oleh Stoner. Rider Repsol Honda ini tak sepakat dengan pendapat yang menyebutkan bahwa kapasitas mesin yang lebih besar akan membahayakan pembalap.

"Dengan 800cc, faktanya justru lebih berbahaya kalau menabrak dinding pembatas dibandingkan dengan 1.000cc. Dengan kecepatan lebih tinggi, Anda harus mengerem lebih awal dan saya pikir itu sudah pasti tidak lebih berbahaya," tandasnya. ***

Dovizioso-Simoncelli Tunggu Kepastian

Written By r.ny siikecilQue on Selasa, 16 Agustus 2011 | 13.15


NASIB dua rider Honda Andrea Dovizioso dan Marco Simoncelli segera ditentukan. Bos tim Honda, Shuhei Nakamoto, mengatakan bahwa masa depan Marco Simoncelli dan Andrea Dovizioso akan ditentukan saat balapan di Indianapolis pada 28 Agustus mendatang.

Di seri ke-12 tersebut, dua pebalap itu akan mengetahui apakah mereka masih bersama timnya yang sekarang atau harus angkat kaki. Rumor bakal didepaknya dua rider Italia itu sudah terdengar sejak dua bulan lalu.

Juli lalu, Nakamoto sudah memberikan pernyataan bahwa Honda akan memangkas anggaran untuk MotoGP musim depan. Artinya, tim pabrikan asal Jepang itu hanya akan menggunakan dua motor di musim 2012—saat ini tim HRC menggunakan tiga pebalap.

Nakamoto telah menjamin dua kursi untuk Casey Stoner dan Dani Pedrosa. Mereka juga memberikan indikasi akan menggusur Simoncelli yang memperkuat tim Gresini Honda.

Namun, Honda masih membuka peluang untuk mempertahankan mereka, dan keputusannya diharapkan sudah keluar dalam dua pekan mendatang di Indianapolis.

"Marco tampil bagus saat kualifikasi, tapi dia menghadapi banyak masalah saat balapan. Andrea telah membaik, dia berada di peringkat tiga klasemen sementara. Tapi dia belum berada di puncak. Kami ingin menang, dan pada saat ini mereka belum meraihnya,” ujar Nakamoto seperti dilansir gazzetta dello sport.
"Tapi, kami ingin menahan mereka dan akan berusaha melakukannya, meskipun ini adalah masa sulit. Yang pasti, sebagai departemen balap, akan ada penurunan pada anggaran kami, yang akan didefinisikan pada bulan September."

"Tapi kita tidak bisa menunggu selama itu: kita perlu menemukan kesepakatan di Indianapolis. Kami akan berbicara dengan Simoncelli dan Dovizioso, dan kami akan mencoba untuk menahan mereka. Kami tidak ada prioritas karena keduanya memiliki sisi positif dan negatif."

Saat ini Honda dalam posisi dilematis. Bagaimana tidak, pada balapan terakhir di Brno, Dovi dan Simoncelli justru sanggup bertengger di podium dua dan tiga. Pedrosa? Rider Spanyol itu malah ceroboh sehingga tergelincir saat memimpin di lap ketiga. (twu)

Stoner Perkasa

Written By r.ny siikecilQue on Senin, 15 Agustus 2011 | 11.58

Casey Stoner semakin kokoh di puncak klasemen, usai menjadi jawara di Sirkuit Brno, Republik Ceko.

PEBALAP Repsol Honda Casey Stoner benar-benar perkasa saat memenangi seri ke-11 di Sirkuit Brno, kemarin. The Aussie Boys mampu memanfaatkan kesialan pemegang pole position Dani Pedrosa yang terjatuh di lap ketiga.

Mengawali balapan dari posisi tiga, Stoner sempat mengalami kesulitan di dua putaran awal. Namun, juara dunia 2007 itu mampu mengambil alih pimpinan lomba dari Jorge Lorenzo pada lap kelima. Stoner pun tak terkejar hingga finis.

Rider Repsol Honda ini mengungguli Andrea Dovizioso dan Marco Simoncelli. Sementara, Jorge Lorenzo harus puas finis di posisi keempat. Hasil cukup memuaskan juga dicapai Valentino Rossi. Pebalap Ducati itu mampu mengakhiri lomba di peringkat enam, di belakang pebalap Yamaha Ben Spies.

Kemenangan di Brno ini adalah kemenangan keenam Stoner dari 11 balapan yang sudah digelar musim ini. Kini dia mengumpulkan 218 poin, unggul 32 poin atas Lorenzo yang ada di posisi kedua.

Podium Simoncelli
Posisi ketiga yang diraih Marco Simoncelli terasa sangat istimewa. Pencapaian tersebut adalah yang terbaik bagi pebalap yang sempat dijuluki trouble maker ini sepanjang musim 2011. 

Simoncelli merasakan podium terakhir kalinya saat berlaga di kelas 250 cc pada ajang Malaysian Grand Prix 2009. Pebalap berambut gondrong itu pernah dua kali start di posisi terdepan pada musim 2011, tetapi tidak pernah meraih hasil yang baik karena kecelakaan.      
     
"Hasil yang fantastis. Tahun ini aku melakukan langkah yang hebat dan menjadi lebih cepat dibanding tahun lalu, tetapi hasilnya masih sama sampai sekarang. Aku selalu memiliki kesempatan, tetapi karena beberapa alasan aku justru kehilangan kesempatan itu," kata Simoncelli.    
       
Simoncelli mengatakan, ia tidak terlalu berharap ada terobosan di Sirkuit Brno, setelah mengetahui hanya mendapat posisi start kelima. Apalagi sepeda motornya tidak dalam kondisi yang baik.   
        
Hasil ini membuat Simoncelli naik ke posisi delapan klasemen sementara dengan 76 poin, mengungguli Colin Edwards, yang sebelumnya berada di atasnya. ***

Hasil balapan MotoGP Ceko (5 Besar):
1. Casey Stoner Repsol Honda
2. Andrea Dovizioso Repsol Honda
3. Marco Simoncelli San Carlo Honda Gresini
4. Jorge Lorenzo Yamaha Factory Racing
5. Ben Spies Yamaha Factory Racing

Klasemen Sementara (5 Besar)
1. Casey Stoner        218
2. Jorge Lorenzo        186
3. Andrea Dovizioso        163
4. Valentino Rossi        118
5. Dani Pedrosa        110


 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. HARIAN SEMARANG - Sport - All Rights Reserved
Template Created by Mas Fatoni Published by Tonitok
Proudly powered by Blogger