Latest Post
Tampilkan postingan dengan label PPSM. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PPSM. Tampilkan semua postingan
12.11
Kurniawan ke PPSM
Written By ericadventure on Selasa, 29 November 2011 | 12.11
PPSM tak perlu berlama-lama menilai penampilan mantan pemain Sampdoria dan Timnas Kurniawan Dwi Yulianto. Manajemen Laskar Macan Tidar resmi mendapatkan mantan bomber timnas itu.
Selain sarat pengalaman, aspek kedekatan karena Kurniawan asli Magelang diharapkan bisa memberikan dampak positif terhadap perkembangan sepak bola di "Kota Getuk" itu. Kurniawan bakal menjalani latihan perdana di Magelang besok sore.
Pelatih PPSM Danurwendo mengatakan, PPSM juga masih membutuhkan tambahan pemain profesional yang telah memiliki pengalaman. Selain itu, Magelang juga terus membidik pemain asing agar bisa bersaing dengan klub-klub macam PSIS, PSS, maupun PSIR.
Saat ini PPSM sedang proses perekrutan pemain yang diikuti 34 calon pemain, terdiri atas 31 orang berasal dari PS Kartika, dua PPSM, dan satu Jakarta FC. (wig/rif)
Selain sarat pengalaman, aspek kedekatan karena Kurniawan asli Magelang diharapkan bisa memberikan dampak positif terhadap perkembangan sepak bola di "Kota Getuk" itu. Kurniawan bakal menjalani latihan perdana di Magelang besok sore.
Pelatih PPSM Danurwendo mengatakan, PPSM juga masih membutuhkan tambahan pemain profesional yang telah memiliki pengalaman. Selain itu, Magelang juga terus membidik pemain asing agar bisa bersaing dengan klub-klub macam PSIS, PSS, maupun PSIR.
Saat ini PPSM sedang proses perekrutan pemain yang diikuti 34 calon pemain, terdiri atas 31 orang berasal dari PS Kartika, dua PPSM, dan satu Jakarta FC. (wig/rif)
12.36
“Manual liga tersebut dianulir saat ada pertemuan di Bali pada saat PSSI masih dipimpin Ketum Nurdin Halid. PSSI baru akan memutuskan tim yang terdegradasi dari liga utama setelah ada kepengurusan baru PSSI hasil kongres,” ujar Sekretaris PPSM Adi Wicaksono.
Selama ini, kebijakan PSSI memang selalu berubah-ubah. Tim Jateng yang seringkali diuntungkan adalah Persis Solo karena beberapa kali lolos dari jerat jurang degradasi.
Tim Divisi Utama Jateng sendiri tidak satu pun yang meraih hasil manis di musim lalu. Persis menjadi juru kunci (peringkat 13 atau terakhir grup II) dan PSIR Rembang (posisi ke-11 Grup III). Sedangkan tim yang sudah pasti aman adalah Persiku (posisi 7 Grup III), PSIS (posisi delapan Grup II) dan PSCS (peringkat sembilan grup II).
“Maka dari itu kami tetap ada harapan bisa tetap di divisi utama karena format liga juga belum jelas,” lanjutnya.
PPSM juga memastikan akan menggunakan pemain lokal yang nilai kontraknya akan lebih murah sehingga bisa menghemat dana, sekaligus sebagai pembinaan pemain. Untuk pemasukan, PPSM pun akan mencoba mencari sponsor dari luar.
PPSM sendiri resmi dibubarkan pada Minggu (1/8). Sementara itu, mantan pembesut PPSM, Widiyantoro, akhirnya menjadi asisten pelatih Sajuri Sahid di Persiba Bantul. (wig/rif)
PPSM Harap-harap Cemas, Widi ke Bantul
Written By tyastya on Senin, 15 Agustus 2011 | 12.36
PPSM harap-harap cemas menanti keputusan PSSI terkait pelaksanaan Divisi Utama Liga Indonesia. Pasalnya, berdasarkan manual liga sebelumnya, PPSM masuk zona degradasi di urutan ke-11 grup 2.
“Manual liga tersebut dianulir saat ada pertemuan di Bali pada saat PSSI masih dipimpin Ketum Nurdin Halid. PSSI baru akan memutuskan tim yang terdegradasi dari liga utama setelah ada kepengurusan baru PSSI hasil kongres,” ujar Sekretaris PPSM Adi Wicaksono.
Selama ini, kebijakan PSSI memang selalu berubah-ubah. Tim Jateng yang seringkali diuntungkan adalah Persis Solo karena beberapa kali lolos dari jerat jurang degradasi.
Tim Divisi Utama Jateng sendiri tidak satu pun yang meraih hasil manis di musim lalu. Persis menjadi juru kunci (peringkat 13 atau terakhir grup II) dan PSIR Rembang (posisi ke-11 Grup III). Sedangkan tim yang sudah pasti aman adalah Persiku (posisi 7 Grup III), PSIS (posisi delapan Grup II) dan PSCS (peringkat sembilan grup II).
“Maka dari itu kami tetap ada harapan bisa tetap di divisi utama karena format liga juga belum jelas,” lanjutnya.
PPSM juga memastikan akan menggunakan pemain lokal yang nilai kontraknya akan lebih murah sehingga bisa menghemat dana, sekaligus sebagai pembinaan pemain. Untuk pemasukan, PPSM pun akan mencoba mencari sponsor dari luar.
PPSM sendiri resmi dibubarkan pada Minggu (1/8). Sementara itu, mantan pembesut PPSM, Widiyantoro, akhirnya menjadi asisten pelatih Sajuri Sahid di Persiba Bantul. (wig/rif)
Label:
Liga Indonesia,
PPSM,
PSSI,
Sport







