Home » , , » Chelsea Juara Eropa, Pesta Abramovich di Tanah Bavaria

Chelsea Juara Eropa, Pesta Abramovich di Tanah Bavaria

Written By amoy ya annisaa on Selasa, 29 Mei 2012 | 16.52



CHELSEA berpesta di tanah Bavaria. Sukses menggenggam trofi Liga Champions pertamanya sejak klub berlambang singa ini berdiri 105 tahun silam. Tapi, ada sosok yang terlihat begitu bergairah dengan gelar tersebut. Dialah Roman Arkadyevich Abramovich.

Pria Rusia ini terpuaskan berkat gelar yang begitu dia idam-idamkan sejak dirinya membeli The Blues pada 2003 dari Ken Bates. Hanya satu yang dia mau: Chelsea menjadi raja Eropa.

Dana berlimpah dikucurkan sang taipan demi membangun Chelsea. Sejak saat itu, Abramovich tak pernah berhenti berbelanja pemain. The Mirror memberitakan Red Roman, demikian Roman Abramovich pernah disebut pers Inggris, telah mengeluarkan lebih 1 miliar pound, setara Rp 14,2 triliun, sejak mengakuisisi Chelsea.

Tercatat tujuh pelatih, sebelum Roberto Di Matteo yang menukangi klub asal London Barat itu. Claudio Ranieri, Jose Mourinho, Avram Grant, Luis Scolari, Guus Hiddink, Carlo Ancelotti, hingga Andre Villas Boas, semuanya dianggap gagal di mata Abramovich.

Tak terhitung berapa pemain-pemain mahal yang hilir mudik dari Stamford Bridge untuk memenuhi impian sang bos.

Siapa sangka setelah banyak pemain dan manajer keluar-masuk, trofi yang diidam-idamkannya itu justru datang dari seorang caretaker bernama Roberto Di Matteo, yang hanya ‘mengganjal’ Andre Villas Boas.

Di Matteo sukses memberikan dua buah trofi ketika performa Chelsea sepanjang musim di liga hancur-lebur. Bahkan, dengan kesuksesannya membawa Chelsea menjuarai Liga Champions, berarti si Biru sukses mempertahankan konsistensi selalu berlaga di turnamen kasta tertinggi untuk klub Eropa itu sejak dibeli Abramovich.

Dan, senyum pun mengembang dari Abramovich saat Didier Drogba sukses mengesekusi bola ke sudut kanan gawang Manuel Neuer dan memastikan Chelsea menang 4-3 atas Bayern Munchen. Kapten Chelsea John Terry mengungkapkan, Abramovich langsung menunjuk ke angkasa, tanda bersyukur. “Momen ini begitu indah bagi pemilik,” kata Terry dikutip laman Tribalfootball.

Setelah sukses merebut titel Liga Primer Inggris, Piala FA, dan Piala Carling, maka menjadi yang terbaik di Eropa merupakan mimpi utama Abramovich yang baru terwujud setelah menunggu sembilan tahun.

“Dia menangis di akhir, tapi dia telah menempatkan (pengorbanan) begitu banyak untuk mencapai hal itu,” kata Terry.

Setelah gelar ini, bisa saja Red Roman bakal semakin menggila. Apalagi, Sheikh Mansour bin Zayed Al Nahyan dengan Manchester City-nya terus membangun kekuatan. Kita tunggu saja gebrakan Abramovich, pun dengan keputusannya terhadap nasib Di Matteo. (17)
Share this article :

Posting Komentar

Silahkan tulis komentar, saran dan kritik anda di bawah ini!
Terima kasih atas kunjungannya, semoga silaturrahim ini membawa berkah dan manfaat untuk kita semua, dan semoga harsem makin maju dan sukses selalu. amin.

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. HARIAN SEMARANG - Sport - All Rights Reserved
Template Created by Mas Fatoni Published by Tonitok
Proudly powered by Blogger