Home » , » EFEK JADWAL MEPET

EFEK JADWAL MEPET

Written By p3joeang45 on Selasa, 03 Januari 2012 | 18.51

KEJUTAN demi kejutan terjadi di matchday 19 Liga Primer. Dua pemuncak klasemen sama-sama terkapar. Kesempatan Manchester United untuk berkuasa di tahun 2011 digagalkan oleh Blackburn Rovers.

Menjamu penghuni dasar klasemen di Old Trafford, Sabtu (31/12), Setan Merah justru tak berdaya dan takluk 2-3. Kekalahan yang menyesakkan, mengingat MU selalu tampil dominan atas The Rovers dalam tujuh musim terakhir.

Apalagi kekalahan itu didapat setelah dua kemenangan dengan skor besar yang didapat Dimitar Berbatov cs. Pasukan Sir Alex Ferguson pun gagal menyalip City yang baru berlaga sehari kemudian.
Kejutan di pekan ke-19 juga terjadi di Stamford Bridge, ketika Chelsea dipaksa takluk 1-3 dari tamunya Aston Villa. Kekalahan yang mengakibatkan cemoohan fans The Blues kepada manajer Andre Villas-Boas.

Drama berlanjut di Stadium of Light, Minggu (1/1). Upaya Manchester City menjauh dari United digagalkan oleh Ji Dong Won. Striker Sunderland asal Korea Selatan ini menjadi pahlawan tuan rumah berkat golnya di menit ke-93!

Kekalahan yang layak diratapi oleh manajer Roberto Mancini. Bagaimana tidak, di saat pasukannya mampu mendominasi pertandingan, justru kubu tuan rumah yang mampu memanfaatkan celah di lini pertahanan City.

 Manajer Italia itu mengakui bahwa timnya telah menyia-nyiakan banyak peluang. Kendati City tak pernah mencetak gol dalam dua pertandingan terakhir di Premier League, Mancini lebih was-was pada kelemahan pertahanannya dalam mmenghadapi serangan balik.

"Saya tidak tahu berapa kesempatan yang kami buat, tapi saya tidak khawatir soal tidak mencetak gol dalam beberapa pertandingan terakhir. Saya khawatir ada pemain di lapangan yang tahu bahwa kami lemah dalam menghadapi serangan balik," ujar Mancini.

Eks bos Inter Milan ini juga mengeluhkan padatnya jadwal yang harus dijalani timnya. Situasi yang sama juga dirasakan oleh semua kontestan Liga Primer. Ya, setiap tim wajib melakoni lima partai dalam jeda waktu 17 hari. Artinya, mereka rata-rata harus bertanding setiap tiga hari sekali.

Mancini kemudian juga melontarkan kritik atas padatnya jadwal kompetisi ini. Menurutnya itu berpengaruh pada penampilan para pemain di tim nasional karena mereka sudah kelelahan menjalani kompetisi bersama klubnya.

"Saya pikir inilah sebab mengapa tim nasional datang ke Piala Eropa, Piala Dunia, dan mereka kelelahan. Para pemain tidak punya waktu untuk pemulihan," sebutnya.

Setelah bertempur habis-habisan di Stadium of Light, City sudah ditunggu Liverpool, Selasa (3/1) mendatang. Sementara, United bakal melawat ke St James Park untuk meladeni peringkat ke-7 Newcastle United.

Manajer Chelsea Andre Villas-Boas juga memiliki keluhan yang sama. Menurutnya, sulit bagi para pemain untuk mencapai puncak permainan dengan masa istirahat yang terlalu singkat.

"Ini adalah risiko besar dan ini mungkin saja bisa mengakibatkan cedera serius pada pemain-pemain timnas Inggris dan bagi saya ini tak masuk akal," kata AVB usai timnya dipermak Aston Villa.

Setelah menjalani matchday 19 pada Sabtu dan Minggu, 20 kontestan Liga Primer bakal kembali bertempur pada Selasa dan Rabu waktu setempat. Bisa dibayangkan bagaimana pusingnya para manajer untuk merotasi pemain-pemainnya. ***


Share this article :

Posting Komentar

Silahkan tulis komentar, saran dan kritik anda di bawah ini!
Terima kasih atas kunjungannya, semoga silaturrahim ini membawa berkah dan manfaat untuk kita semua, dan semoga harsem makin maju dan sukses selalu. amin.

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. HARIAN SEMARANG - Sport - All Rights Reserved
Template Created by Mas Fatoni Published by Tonitok
Proudly powered by Blogger