| KACA PECAH: Kaca bus yang membawa supporter Semarang, pecah akibat lemparan batu. (Foto: Harsem /JBSM/Joko Murdowo.) |
BOYOLALI- Ratusan suporter PSIS
Semarang diserang orang tak dikenal dalam perjalanan sepulang dari
Stadion Manahan, Solo, semalam. Mereka yang baru saja menonton laga
PSIS vs Persis Solo itu dilempari batu. Akibatnya, tiga orang terluka.
Penyerangan terjadi di jalan raya Solo-Semarang, tepatnya di Ngangkruk, Kecamatan Banyudono, sekitar pukul 19.00. Saat itu, rombongan melaju beriringan menggunakan dua bus, dua truk, dan puluhan sepeda motor.
Para penyerang memanfaatkan kekosongan petugas yang mengawal para suporter sejak keluar dari stadion. Penyerangan lebih luas dapat dicegah setelah aparat Polres Boyolali memberikan pertolongan dan mengawal rombongan masuk ke Mapolres.
Tiga korban luka adalah Zaenudin, Murohmad, dan Nuri. Nuri terluka paling parah. Lemparan batu mengenai pen di kaki kanannya yang pernah dioperasi, sehingga korban terpaksa digotong teman- temannya.
Menurut Mulyadi (50), kru bus Zentrum K-1688-DE, busnya disewa para suporter untuk mendukung PSIS yang bertanding melawan Persis. Saat pertandingan, dia dan sopir, Hartono (40), warga Purwodadi, sengaja memarkir bus di Asrama Haji, Donohudan, dengan tujuan agar bus aman dari aksi anarki.
Setelah pertandingan usai dan dinyatakan aman, dia diminta segera merapat ke Stadion Manahan. Selanjutnya, dengan pengawalan petugas, rombongan langsung bertolak ke Semarang. Saat melintas di Ngangkruk itulah terjadi penyerangan. Busnya dilempari batu sehingga sejumlah kaca pecah.
Hal yang sama menimpa bus Sumber Bakti H-1608-BA dan dua truk serta puluhan suporter PSIS yang naik motor.
“Penyerangan terjadi setelah petugas pengawal dari Solo kembali,” ujarnya. (G10-59-JBSM/11)






Posting Komentar
Silahkan tulis komentar, saran dan kritik anda di bawah ini!
Terima kasih atas kunjungannya, semoga silaturrahim ini membawa berkah dan manfaat untuk kita semua, dan semoga harsem makin maju dan sukses selalu. amin.