Nama tak terlalu populer. Maklum saja, tim ini menjadi salah satu dari 8 klub yang mendapat jatah promosi ke divisi utama sesuai dengan kongres PSSI Bali, 2011.
Ya, Persip Pekalongan semakin kreatif bergerak. Tanpa APBD membuat tim berjuluk Laskar Kalong tak kehilangan akal. Tak bisa mengandalkan sponsor, Persip memberikan ‘gaji’ dalam bentuk lain kepada pemain.
Seluruh pemain lokal yang akan dipakai diberi pekerjaan tetap di beberapa instansi. Pekerjaan tersebut justru lebih penting ketimbang sekadar uang kontrak. Beberapa diantaranya dipekerjakan di DPU, Rumah Sakit Daerah, Pemkot, bahkan di unit pemadam kebakaran.
“Mereka tidak malu dengan pekerjaan sampingan, apalagi dari instansi juga mendapat dispensasi. Kami bersyukur pemain bisa memahami keadaan, kami tinggal memikirkan bonus dan uang tambahan jika berprestasi,” ungkap Manajer Persip Budi Setiawan.
Persip belum mendapatkan sponsor sampai saat ini. Keraguan akan eksistensi liga di bawah PT LI menjadi problem. Perusahaan lokal hanya mau memasang logo di A-Board yang dibayarkan per pertandingan. Satu A-Board dipatok dengan tarof Rp 1 juta, dan Rp 3 juta jika laga ditayangkan televisi.
“Rata-rata perusahaan hanya mau memasang logo per pertandingan. Adanya dualisme liga memang berpengaruh bagi kami,” tambah Budi.
Nurcoyo dkk cukup beruntung. Selain menjadi idola baru bagi masyarakat Pekalongan, Persip kini menjelma sebagai ikon baru Kota Batiksetelah berhasil promosi.
Dari penjualan tiket laga home, minimal Persip mengantongi sekitar Rp 120 juta, belum termasuk A-Board. Itupun diprediksi masih bisa bertambah karena masih ada sekitar 5000 penonton yang tidak membeli tiket.
“Kami perkirakan masih ada kebocoran tiket sekitar 5000. Jadi seumpama semua bisa membayar tiket, penghasilan kami lumayan.”
Persip memang tak menarget muluk-muluk. Saat ini posisinya masih di papan tengah klasemen sementara. Fokus dari tim besutan Nazal Mustafa itu ialah pembinaan dan menjadikan tim sebagai salah satu aset bersama masyarakat. (wig/rif)







Posting Komentar
Silahkan tulis komentar, saran dan kritik anda di bawah ini!
Terima kasih atas kunjungannya, semoga silaturrahim ini membawa berkah dan manfaat untuk kita semua, dan semoga harsem makin maju dan sukses selalu. amin.