Home » , » Soemarmo Harus Netralisasi Situasi

Soemarmo Harus Netralisasi Situasi

Written By tyastya on Senin, 15 Agustus 2011 | 12.45

Kesalahpahaman yang terjadi di tubuh PSIS akibat penunjukan manajemen baru mendorong beberapa tokoh sepakbola Semarang prihatin.

Hal yang paling mendasar tapi dilupakan dalam penunjukan manajemen baru PSIS ialah isi/klausul SK Manajemen itu sendiri. Dalam SK yang dikeluarkan oleh ketua umum dalam setiap pengangkatan manajemen anyar, tertuang masa kerja manajemen per musim.

“Bisa dilihat apakah masa kerja manajemen sampai kompetisi berakhir ataukan sampai kontrak pemain selesai,” kata Project Officer PSIS musim 1994-1996 Ganang Ismail kepada Harsem, tadi malam.

Mantan Wakil GM Eddy Raharto menjelaskan, di dalam SK manajemen tidak ada penjelasan tentang limit masa kerja. Di SK tersebut, hanya tertera “masa kerja berlaku sejak SK diterbitkan, dan dapat ditinjau kembali”.

“Persoalan itu sebenarnya lebih kepada etika organisasi walaupun memang ada kuasa ketum untuk hal tersebut,” tandasnya. “Yang penting ketum harus mencairkan kebekuan komunikasi antara manajemen di bawah Pak Putut dan manajemen baru (dengan GM Johar Lin Eng), pasti semua beres karena kami tetap solid mendukung PSIS,” lanjut Eddy.

Penyelesaian Sengketa
Pengamat lain, Benny Hartono menegaskan, ketua umum harus menetralisasi situasi agar tidak menimbulkan miss komunikasi. Seharusnya, sebelum menunjuk manajemen baru, biarkan manajemen lama menyelesaikan tanggungjawab dan membuat laporan pertanggungjawaban
.
“Saya juga heran mengapa bisa sampai seperti ini. Saya kira ketua umum harus mengambil langkah lebih baik lagi setelah situasi ini. Paling tidak manajemen lama tidak merasa tersakiti dan manajemen baru bisa lebih nyaman bekerja. Kalau seperti ini jadi bingung, sekarang PSIS memiliki dua manajemen karena yang lama belum dibubarkan,” kata Benny.

Benny menambahkan, kedua manajemen sebenarnya tidak ada permasalahan dan tidak mendesak untuk duduk bersama. Dalam hal ini peran ketum lah yang paling sentral untuk menyelesaikan kesalahpahaman ini.

Semua pihak mengarapkan Ketua Umum PSIS Soemarmo mengambil langkah lebih bijak agar perjalanan PSIS musim depan tidak terhambat akibat masalah ini. Apalagi, PSIS terus dikejar waktu karena sejumlah sarat klub pro versi AFC sudah digelontorkan PSSI.

“Kami tetap ingin PSIS eksis di liga profesional dan kami optimistis PSIS bisa. Maka dari itu kami berharap ketum segera bergerak demi kemajuan PSIS,” imbuh Benny.

Di sisi lain, terbetik kabar, hari ini Ketua Umum PSIS Soemarmo bakal menjernihkan suasana. Kita tunggu langkah ketum supaya PSIS berjalan normal di rel yang sebenarnya. (rif)


Share this article :

Posting Komentar

Silahkan tulis komentar, saran dan kritik anda di bawah ini!
Terima kasih atas kunjungannya, semoga silaturrahim ini membawa berkah dan manfaat untuk kita semua, dan semoga harsem makin maju dan sukses selalu. amin.

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. HARIAN SEMARANG - Sport - All Rights Reserved
Template Created by Mas Fatoni Published by Tonitok
Proudly powered by Blogger